Sabtu, 27 September 2014

Dirinya

Entah siapa yang akan ku percaya
Hati kecilku atau kah siapa
perasaan ini yang tak henti hentinya berkata
aku merindukanmu

kubuka jendela kamarku
ku lihat mentari bersinar penuh rupawan
tersenyum  manis ke arah ku
menyimpan  bahagia dan tawa

langit biru menyertainya
angin bertiup dengan indah
rambutku menari nari tak berarah
memandang semua disekitarku

kupandang langit yang menggambarkan wajahnya
kurasakan angin ang meniup namanya
perasaanku mulai berkata
apakah ini cinta

bayangannya selalu ada di benaku
tak henti-hentinya ia tersenyum
penuh arti penuh cinta
dengan harapan yang kuharap nyata

kututup jendela kamarku
kuberjalan pelan ke arah tempat tidur
ku berbaring dan pejamkan mata
membayangkan dirinya dan hanya dirinya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar